Barisan huruf yang menguntai menjadi kata dan menyambung membentuk kalimat. Di dalamnya bukanlah hal besar, cukup sekedarnya. Mengaca menjadi utama, cerita adalah tambahan saja. Masih banyak yang belum terbuka, dan memulai dari yang ada. Keraguan adalah modal dan keberanian menjadi pengejawantahan kesederhanaan.
Mengendapkan akal mengasah budi, emosi menerjang meletupkan angan. Sekali lagi, bukan besar yang berjajar namun sekedar mencari benar.
pada lorong tikus
menjelang pagi
Sip. Bagoeesss!!!
Ini baru blog!!! Blog at friendster is SUCK!
Btw, halaman about nya nihh… kok isinya blm di ubaah???
siap pak, sudah diperbaiki. lha wong isih sinau, jadi masih terbata-bata
Tagline nya tuh di ubah juga, masih kayak gini “Just another WordPress.com weblog”
Ubahnya di option | Tagline :….
Terbata-bata mengeja, opo terbata-bata bangunan? kkekkeke
Sik, ta. Iki kok ono “lorong tikus” iki nandi? Tikus wis mati nang njero tong sampah lho…